August 10, 2026

7 Jam Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Kembali ke Rutan KPK dengan Pengawalan Ketat

0685e11f-c32e-4518-9145-f7ace5bd8bc3

Febrie Adriansyah diperiksa 7 jam di Kejagung dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) tersebut kemudian dibawa kembali menuju Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (Rutan KPK) pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.

Momen Febrie meninggalkan Gedung Kejaksaan Agung menjadi perhatian. Ia terlihat mengenakan rompi tahanan dan berada dalam pengawalan petugas. Berbeda dengan sejumlah momen sebelumnya yang memperlihatkan ekspresi lebih santai, kali ini Febrie terlihat lebih banyak diam ketika berjalan menuju kendaraan tahanan.

Namun, ekspresi tersebut tentu tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan kondisi atau perasaan Febrie. Fakta yang dapat dipastikan adalah pemeriksaan berlangsung berjam-jam dan berkaitan dengan penyidikan TPPU yang tengah ditangani Tim 9 Kejaksaan Agung.

Febrie Adriansyah Diperiksa Hampir 7 Jam

Febrie tiba di Gedung Kejaksaan Agung pada Jumat siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Pemeriksaan kemudian berlangsung hingga malam. Febrie keluar dari Gedung Utama Kejaksaan Agung sekitar pukul 20.30 WIB sebelum dibawa kembali ke tempat penahanannya.

Dengan demikian, pemeriksaan berlangsung hampir tujuh jam.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung dalam kapasitas Febrie sebagai tersangka perkara dugaan TPPU.

Penyidik Ajukan Sekitar 20 Pertanyaan

Pemeriksaan panjang itu bukan sekadar agenda administratif.

Menurut keterangan yang diberitakan setelah pemeriksaan, penyidik mengajukan sekitar 20 pertanyaan kepada Febrie.

Pertanyaan tersebut berfokus pada perkara dugaan pencucian uang yang sedang disidik.

Selain itu, penyidik melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang telah diperoleh sebelumnya.

Barang bukti tersebut berasal dari penyerahan tim penyidik sebelumnya serta dokumen yang ditemukan dalam rangkaian penggeledahan Tim 9.

Barang Bukti Jadi Fokus Pemeriksaan

Salah satu bagian penting dalam penyidikan adalah penelusuran barang bukti.

Kejaksaan Agung sebelumnya melakukan berbagai langkah penyidikan untuk menelusuri dugaan aliran dana dan aset dalam perkara tersebut.

Penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi dan perusahaan. Laporan sebelumnya menyebut tujuh perusahaan dan 24 saksi telah diperiksa dalam pendalaman perkara TPPU yang melibatkan Febrie.

Sementara itu, penyidikan juga menyoroti temuan aset dalam rangkaian perkara.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah barang bukti berupa emas dalam jumlah besar yang ditemukan dalam proses penyidikan. Kejaksaan melakukan pendalaman untuk mengetahui hubungan serta kepemilikan barang bukti tersebut.

Usai Pemeriksaan, Febrie Kembali ke Rutan KPK

Setelah pemeriksaan selesai, Febrie tidak memberikan keterangan panjang kepada awak media.

Ia kemudian diarahkan menuju kendaraan tahanan untuk kembali ke Rutan KPK.

Momen tersebut juga terlihat dalam video yang beredar.

Febrie tampak berjalan dengan pengawalan ketat. Ia mengenakan rompi tahanan dan kemudian masuk ke kendaraan yang membawanya meninggalkan Kejaksaan Agung.

Situasi inilah yang kemudian memunculkan berbagai narasi mengenai ekspresinya.

Namun, pemberitaan faktual sebaiknya membatasi deskripsi pada apa yang terlihat dalam rekaman: Febrie terlihat diam dan tidak banyak memberikan respons kepada awak media.

Kuasa Hukum Sebut Febrie Kooperatif

Meski menjalani pemeriksaan panjang, pihak kuasa hukum menyatakan Febrie bersikap kooperatif selama proses berlangsung.

Tim hukum mengatakan Febrie memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang disampaikan penyidik.

Hal tersebut menjadi penting karena proses penyidikan masih terus berlangsung.

Selain itu, Febrie melalui tim hukumnya berencana mengajukan saksi dan ahli yang meringankan dalam perkara dugaan TPPU tersebut.

Dengan demikian, proses hukum masih akan melalui sejumlah tahapan.

Febrie Juga Tempuh Jalur Praperadilan

Selain menghadapi pemeriksaan penyidik, Febrie menempuh langkah hukum melalui praperadilan.

Sidang praperadilan terkait perkara Febrie dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Agustus 2026. Tim kuasa hukum antara lain akan menguji aspek hukum terkait tindakan penggeledahan.

Praperadilan tersebut menjadi proses terpisah dari pemeriksaan pokok perkara.

Karena itu, pengajuan praperadilan tidak dengan sendirinya menentukan bersalah atau tidaknya seseorang.

Penetapan mengenai pertanggungjawaban pidana tetap harus mengikuti proses hukum dan pembuktian sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyidikan TPPU Masih Berjalan

Kasus yang melibatkan mantan Jampidsus tersebut masih berada dalam proses hukum.

Tim 9 Kejaksaan Agung terus melakukan pemeriksaan saksi, dokumen, aset, serta barang bukti yang ditemukan selama penyidikan.

Karena itu, informasi mengenai perkara ini masih dapat berkembang.

Asas praduga tak bersalah juga tetap berlaku. Status tersangka bukan putusan bersalah, dan penentuan kesalahan pidana berada pada proses peradilan berdasarkan alat bukti yang diuji secara hukum.

Untuk saat ini, fakta terbaru menunjukkan Febrie Adriansyah diperiksa sekitar tujuh jam dan mendapat sekitar 20 pertanyaan terkait dugaan TPPU. Setelah pemeriksaan selesai pada Jumat malam, mantan Jampidsus tersebut dibawa kembali menuju Rutan KPK.

mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor