August 22, 2026

Paceklik Emas Kejuaraan Dunia BWF, Indonesia Berjuang Akhiri Penantian Sejak 2019

e5295565-91e2-4c60-bc78-fad9ae93f536

Paceklik emas Indonesia di BWF World Championships berlangsung sejak 2019. Wakil Merah Putih berjuang mengakhiri penantian pada Kejuaraan Dunia 2026.

Paceklik emas Indonesia di BWF World Championships menjadi salah satu sorotan menjelang fase akhir Kejuaraan Dunia 2026. Merah Putih sudah cukup lama tidak merasakan gelar juara dunia bulu tangkis setelah terakhir kali meraih medali emas pada edisi 2019.

Saat itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi penyelamat Indonesia. Pasangan berjuluk The Daddies tersebut merebut gelar juara dunia sektor ganda putra. Indonesia kemudian menutup Kejuaraan Dunia 2019 dengan satu emas dan dua perunggu.

Kini, para wakil Merah Putih kembali berusaha mengakhiri penantian tersebut pada BWF World Championships 2026 di New Delhi, India.

Paceklik Emas Indonesia di BWF Berlangsung Sejak 2019

Catatan paceklik emas Indonesia di BWF dimulai setelah keberhasilan Ahsan/Hendra pada 2019. Indonesia tidak mengikuti Kejuaraan Dunia 2021 di Huelva, Spanyol.

PBSI saat itu menarik tim Indonesia karena mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan atlet di tengah perkembangan pandemi COVID-19 serta penyebaran varian baru di Eropa.

Indonesia kembali tampil pada Kejuaraan Dunia 2022. Namun, Merah Putih belum berhasil membawa pulang emas.

Ahsan/Hendra mencapai pertandingan final ganda putra. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Indonesia akhirnya mendapatkan satu perak melalui Ahsan/Hendra dan satu perunggu dari Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Indonesia Kembali Gagal Raih Emas pada 2023

Penantian Indonesia berlanjut pada Kejuaraan Dunia 2023.

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil mencapai final. Mereka menghadapi pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada pertandingan perebutan gelar.

Namun, Apriyani/Fadia belum mampu merebut kemenangan. Mereka akhirnya membawa pulang medali perak.

Dengan demikian, paceklik emas Indonesia di BWF kembali berlanjut. Meski belum menjadi juara, keberhasilan Apriyani/Fadia mencapai final tetap menjadi salah satu pencapaian terbaik Indonesia dalam beberapa edisi terakhir.

Putri KW Sumbang Perunggu pada 2025

Pada BWF World Championships 2025 di Paris, harapan Indonesia salah satunya datang dari sektor tunggal putri.

Putri Kusuma Wardani tampil impresif hingga mencapai semifinal. Perjalanannya kemudian dihentikan Akane Yamaguchi dari Jepang.

Putri KW akhirnya mendapatkan medali perunggu. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang medali Kejuaraan Dunia bagi sektor tunggal putri Indonesia.

Namun, Indonesia kembali menyelesaikan turnamen tanpa medali emas. Dalam lima edisi terakhir hingga 2025, Indonesia tercatat mengumpulkan tujuh medali yang terdiri atas satu emas, dua perak, dan empat perunggu.

Kejuaraan Dunia 2026 Jadi Kesempatan Baru

BWF World Championships 2026 memberikan kesempatan baru untuk mengakhiri paceklik emas Indonesia di BWF.

Turnamen tahun ini berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, pada 17–23 Agustus 2026. Indonesia mengirim sejumlah pemain terbaik dari berbagai sektor.

Sebelum turnamen dimulai, delapan wakil Indonesia tercatat berstatus unggulan. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi wakil Indonesia dengan status unggulan tertinggi.

Fajar/Fikri ditempatkan sebagai unggulan kedua ganda putra. Posisi tersebut berada tepat di bawah pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi unggulan kesembilan. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga datang sebagai unggulan ke-12.

Jonatan Christie hingga Putri KW Bawa Harapan

Harapan Indonesia tidak hanya datang dari ganda putra.

Jonatan Christie memasuki Kejuaraan Dunia 2026 sebagai unggulan ketiga tunggal putra. Sementara itu, Alwi Farhan mendapatkan status unggulan ke-11 dalam penampilan perdananya pada turnamen tersebut.

Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi unggulan keenam. Pengalaman mendapatkan perunggu pada 2025 menjadi modal penting bagi Putri untuk kembali bersaing.

Indonesia juga memiliki wakil unggulan dari sektor ganda putri. Karena itu, peluang Merah Putih tidak hanya bergantung pada satu sektor.

Sejumlah Wakil Indonesia Tampil Meyakinkan

Perjalanan Indonesia pada fase awal Kejuaraan Dunia 2026 menunjukkan sejumlah hasil positif.

Putri KW berhasil melewati pertandingan awalnya. Demikian pula Alwi Farhan serta pasangan muda Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.

Jonatan Christie juga berhasil melanjutkan perjalanannya setelah memenangkan pertandingan pada fase awal turnamen. Fajar/Fikri turut menunjukkan performa kompetitif di sektor ganda putra.

Namun, persaingan akan semakin berat ketika turnamen memasuki fase penentuan. Pemain-pemain terbaik China, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Emas 2026 Belum Bisa Dipastikan

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah hasil akhir Kejuaraan Dunia BWF 2026 belum dapat disimpulkan saat artikel ini ditulis pada 22 Agustus 2026.

Turnamen dijadwalkan berakhir pada 23 Agustus 2026. Karena itu, belum tepat menyebut Indonesia berhasil ataupun kembali gagal mendapatkan emas tahun ini.

Yang sudah dapat dipastikan adalah paceklik emas Indonesia di BWF World Championships berlangsung sejak gelar Ahsan/Hendra pada 2019.

Kejuaraan Dunia 2026 kini menjadi kesempatan bagi generasi pemain Indonesia untuk menghentikan penantian tersebut. Apabila salah satu wakil Merah Putih berhasil menjadi juara di New Delhi, Indonesia akhirnya akan kembali membawa pulang medali emas Kejuaraan Dunia setelah tujuh tahun menunggu.

mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot88 slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor