Pelatih Brisbane Roar Terpukau Liga Indonesia, Sebut Punya Tim dan Pemain Berkualitas
JAKARTA — Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis, memberikan penilaian positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Menurut pelatih asal Australia tersebut, Liga Indonesia memiliki kualitas yang semakin baik dengan kehadiran banyak tim dan pemain berkualitas.
Valkanis menyampaikan pandangannya menjelang pertandingan persahabatan Brisbane Roar melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026.
Ia menilai perkembangan tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Sepak bola Asia secara keseluruhan telah mengalami kemajuan pesat selama beberapa tahun terakhir. Indonesia menjadi salah satu negara yang menurutnya menunjukkan perkembangan tersebut.
Michael Valkanis Puji Perkembangan Liga Indonesia
Valkanis bukan sosok yang baru mengenal sepak bola Asia. Pelatih Brisbane Roar tersebut melihat perkembangan kompetisi di kawasan ini sejak masih aktif sebagai pemain.
Menurutnya, sepak bola Asia telah mengalami perubahan besar.
Indonesia juga dinilai ikut berkembang, baik dari kualitas kompetisi maupun pemain yang berpartisipasi di dalamnya.
Valkanis menyoroti kedatangan banyak pemain asing berkualitas ke kompetisi Indonesia. Kehadiran mereka dinilai memberikan pengaruh terhadap peningkatan level kompetisi.
Namun, ia tidak hanya memberikan perhatian kepada pemain asing.
Valkanis juga melihat semakin banyak pemain Indonesia yang mampu menunjukkan kualitas. Bahkan, beberapa pemain lokal kini melanjutkan karier di kompetisi luar negeri.
Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi perkembangan sepak bola nasional.
Liga Indonesia Tak Perlu Minder dari Australia
Salah satu pernyataan menarik Valkanis berkaitan dengan perbandingan antara kompetisi Indonesia dan Australia.
Menurutnya, sepak bola Indonesia tidak memiliki alasan untuk merasa berada di bawah kompetisi Australia.
“Saya tidak berpikir sepak bola Indonesia memiliki alasan untuk merasa lebih rendah dibandingkan kompetisi di Australia.”
Valkanis menilai kompetisi Indonesia sudah berada dalam jalur perkembangan yang positif. Ia juga menyebut Liga Indonesia sebagai kompetisi yang kuat dengan keberadaan tim dan pemain berkualitas.
Penilaian tersebut menarik karena Brisbane Roar merupakan peserta A-League, kasta tertinggi sepak bola Australia.
Tur pramusim ke Indonesia membuat Valkanis dan timnya mendapatkan kesempatan mengukur langsung kekuatan sejumlah klub Tanah Air.
Dewa United Beri Ujian Berat
Sebelum menghadapi Persija, Brisbane Roar terlebih dahulu bertanding melawan Dewa United Banten FC.
Pertandingan berlangsung tertutup di Banten International Stadium pada Kamis, 27 Agustus 2026. Duel tersebut merupakan bagian dari persiapan kedua klub menjelang kompetisi musim baru.
Dewa United tampil impresif dengan meraih kemenangan 4-0 atas Brisbane Roar. Hasil itu menjadi salah satu modal penting Banten Warriors menjelang Super League 2026/2027.
Bagi Brisbane Roar, pertandingan tersebut tetap memiliki fungsi penting sebagai bagian dari persiapan pramusim.
Klub Australia itu memang datang ke Indonesia untuk mendapatkan pertandingan kompetitif sebelum A-League 2026/2027 bergulir.
Brisbane membawa 26 pemain dalam tur tersebut, termasuk mantan pemain Timnas Korea Selatan Nam Tae-hee.
Brisbane Roar Lanjut Hadapi Persija
Setelah menghadapi Dewa United, agenda berikutnya membawa Brisbane Roar ke Jakarta.
Mereka dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari peluncuran tim Persija menjelang musim baru.
Pertemuan ini juga memiliki cerita tersendiri.
Brisbane Roar dan Persija merupakan klub yang berada di bawah kepemilikan Bakrie Group. Karena hubungan tersebut, Brisbane menyebut Persija sebagai sister club mereka.
Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua klub sejak memiliki hubungan tersebut.
Valkanis pun menyambut pertandingan dengan antusias. Ia memandang Persija sebagai salah satu klub besar dan berkualitas di Indonesia.
Persija Jadi Ujian Kedua Brisbane Roar
Pertandingan melawan Persija memberikan tantangan berbeda bagi Brisbane.
Berbeda dengan pertandingan kontra Dewa United yang digelar tertutup, duel di JIS direncanakan terbuka untuk penonton.
Brisbane Roar sendiri secara resmi menyebut pertandingan melawan Dewa United dan Persija sebagai dua ujian kuat menghadapi klub Indonesia sebelum memasuki musim A-League.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa tur Indonesia bukan sekadar agenda promosi.
Brisbane juga memanfaatkan dua pertandingan tersebut untuk menguji kesiapan pemain dan meningkatkan kondisi tim.
Apalagi, kompetisi A-League baru dijadwalkan bergulir pada pertengahan Oktober. Dengan demikian, Valkanis masih memiliki waktu untuk mengevaluasi skuadnya setelah menjalani rangkaian pertandingan di Indonesia.
Pemain Lokal dan Asing Jadi Sorotan
Dalam penilaiannya terhadap perkembangan Liga Indonesia, Valkanis secara khusus melihat kombinasi pemain asing dan lokal sebagai salah satu faktor penting.
Kompetisi Indonesia dalam beberapa musim terakhir memang dihuni banyak pemain asing dengan pengalaman dari berbagai negara.
Namun, perkembangan pemain Indonesia juga tidak luput dari perhatiannya.
Sejumlah pemain lokal telah mendapatkan kesempatan berkarier di luar negeri. Menurut Valkanis, hal tersebut memperlihatkan bahwa kualitas pemain Indonesia juga berkembang.
Karena itu, ia melihat kompetisi Indonesia memiliki fondasi yang cukup kuat.
Keberadaan klub berkualitas, pemain lokal yang berkembang, serta masuknya pemain asing menjadi kombinasi yang membuat kompetisi semakin kompetitif.
Pujian dari Pelatih A-League Jadi Sinyal Positif
Pernyataan Michael Valkanis memberikan perspektif dari pelatih yang bekerja di kompetisi Australia.
Terlebih, ia menyampaikan pandangan tersebut setelah Brisbane Roar datang langsung ke Indonesia dan menjalani rangkaian pertandingan pramusim.
Valkanis menilai pekerjaan bagus sedang dilakukan dalam sepak bola Indonesia. Kompetisinya disebut terus berkembang serta memiliki banyak tim dan pemain bagus.
Tur Brisbane Roar kemudian memberikan kesempatan bagi klub Australia tersebut untuk melihat perkembangan itu secara langsung.
Setelah mendapat ujian dari Dewa United, Brisbane kini menghadapi Persija di JIS. Dua pertandingan tersebut sekaligus menjadi ajang mengukur kekuatan klub Indonesia dengan tim dari salah satu kompetisi utama Australia.