August 16, 2026

Bangga! Mirwan Suwarso, Putra Indonesia yang Jadi Presiden Como 1907 di Serie A Italia

cc32a3f1-29c5-446f-ae79-b66831863324

COMO – Nama Mirwan Suwarso menjadi salah satu sosok Indonesia yang mencuri perhatian di panggung sepak bola Eropa. Bukan sebagai pemain atau pelatih, Mirwan memegang posisi penting sebagai Presiden Como 1907, klub asal Italia yang kini bersaing di kasta tertinggi Serie A.

Kiprah Mirwan semakin menarik karena Como bukan lagi sekadar klub yang berjuang bertahan di kompetisi elite Italia. Proyek jangka panjang yang dijalankan manajemen membawa I Lariani berkembang menjadi tim yang semakin kompetitif.

Pada musim 2025/2026, Como bahkan tercatat menyelesaikan kompetisi Serie A di peringkat keempat dari 20 klub.

Mirwan Suwarso Jadi Presiden Como 1907

Mirwan Suwarso bukan sosok baru dalam proyek Como.

Sebelum menduduki kursi presiden, ia telah terlibat dalam pengelolaan klub setelah Como diakuisisi melalui perusahaan SENT Entertainment pada 2019. Mirwan kemudian menjadi salah satu figur yang mewakili kepemilikan dan berperan dalam mengembangkan proyek klub.

Perjalanannya kemudian mencapai posisi tertinggi dalam struktur eksekutif klub.

Media olahraga Italia La Gazzetta dello Sport mencatat Mirwan mulai menjabat sebagai Presiden Como pada 20 Oktober 2024.

Kini namanya tercatat bersama jajaran penting klub seperti CEO Francesco Terrazzani dan direktur olahraga Carlalberto Ludi. Sementara tim utama ditangani Cesc Fàbregas sebagai pelatih kepala.

Orang Indonesia Pimpin Klub Serie A

Posisi tersebut membuat perjalanan Mirwan menarik bagi publik Indonesia.

Serie A merupakan kasta tertinggi dalam sistem sepak bola Italia dan menjadi rumah bagi klub-klub bersejarah seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, AS Roma hingga Lazio.

Di tengah lingkungan sepak bola sebesar itu, seorang profesional asal Indonesia dipercaya menduduki posisi presiden klub.

Namun, penting membedakan antara presiden dan pemilik Como 1907.

Mirwan merupakan presiden klub, sedangkan kepemilikan Como berkaitan dengan kelompok bisnis Indonesia yang berada di belakang proyek tersebut. Jadi, Mirwan bukan satu-satunya pemilik klub sebagaimana terkadang disalahartikan di media sosial.

Como 1907 Berada di Bawah Kepemilikan Indonesia

Hubungan Indonesia dengan Como sebenarnya sudah berlangsung cukup lama.

Pada 2019, klub tersebut diambil alih oleh perusahaan yang terkait dengan Hartono bersaudara. Sejak saat itu, pembangunan Como dilakukan secara bertahap, mulai dari sisi olahraga, infrastruktur hingga bisnis klub.

Mirwan dipercaya menjadi salah satu figur penting dalam menjalankan proyek tersebut.

Dalam wawancaranya dengan Gazzetta pada Maret 2026, Mirwan menjelaskan bahwa pemilik klub melihat pembangunan Como sebagai proyek jangka panjang lima hingga enam tahun ke depan.

Strategi tersebut terlihat dari investasi yang dilakukan dalam beberapa periode transfer untuk membangun fondasi skuad.

Dari Serie B hingga Jadi Kekuatan Baru Serie A

Perjalanan Como menuju level sekarang tidak berlangsung instan.

Como mendapatkan promosi ke Serie A setelah finis sebagai runner-up Serie B musim 2023/2024. Promosi tersebut membawa klub kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia setelah penantian panjang.

Klub kemudian membangun skuad yang lebih kompetitif.

Kepercayaan kepada Cesc Fàbregas juga menjadi bagian penting dari strategi olahraga Como. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona dan Chelsea tersebut dipercaya memimpin tim utama dalam proyek jangka panjang klub.

Mirwan bahkan pernah menegaskan pentingnya mempertahankan Fàbregas ketika sang pelatih mendapat perhatian dari klub lain.

Hasilnya mulai terlihat.

Pada musim 2025/2026, Como tercatat berada di peringkat keempat Serie A, sebuah perkembangan besar dibandingkan posisi klub beberapa tahun sebelumnya.

Mirwan Punya Latar Belakang Media dan Hiburan

Menariknya, perjalanan karier Mirwan tidak dimulai dari manajemen sepak bola.

Sebelum berkecimpung dalam pengelolaan Como, ia memiliki pengalaman panjang di industri media, periklanan dan hiburan.

Gazzetta menggambarkannya sebagai seorang business manager dan creative director yang juga pernah bekerja sebagai sutradara serta produser film.

Pengalaman tersebut ikut membentuk pendekatannya terhadap Como.

Mirwan tidak memandang klub sepak bola semata-mata sebagai tim yang bermain selama 90 menit. Dalam wawancara pada 2026, ia menjelaskan visi membangun Como sebagai sebuah platform yang juga dapat membawa identitas wilayah, budaya, gaya hidup dan daya tarik Danau Como ke tingkat global.

Como Ingin Jadi Lebih dari Sekadar Klub Sepak Bola

Pendekatan bisnis tersebut menjadi salah satu karakter menarik proyek Como.

Danau Como merupakan salah satu kawasan paling terkenal di Italia dan menjadi tujuan wisata internasional. Manajemen melihat identitas geografis tersebut sebagai aset yang dapat berjalan berdampingan dengan sepak bola.

Karena itu, pengembangan Como diarahkan tidak hanya mengejar kemenangan pertandingan.

Klub ingin membangun merek global yang menghubungkan sepak bola dengan pariwisata, budaya, hospitality dan karakter wilayah Como.

Strategi seperti ini berbeda dari model tradisional yang hanya mengandalkan tiket pertandingan, sponsor dan hak siar.

Tetap Rendah Hati dengan Perkembangan Como

Meski Como berkembang pesat, Mirwan sebelumnya menekankan bahwa keberhasilan olahraga yang diraih klub masih merupakan bagian kecil dari proyek jangka panjang.

Ia bahkan menggambarkan Como masih berada dalam fase pengembangan.

Setiap kali klub naik level kompetisi, standar yang digunakan sebelumnya harus kembali dievaluasi. Menurutnya, hal yang cukup baik untuk Serie B belum tentu cukup untuk Serie A.

Pendekatan tersebut membuat manajemen terus memperbaiki fondasi klub, bukan hanya mengejar keberhasilan jangka pendek.

Nama Indonesia Semakin Terlihat di Sepak Bola Eropa

Keberadaan Mirwan Suwarso sebagai Presiden Como 1907 memberikan cerita berbeda mengenai keterlibatan Indonesia di sepak bola internasional.

Selama ini perhatian publik lebih sering tertuju kepada pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Mirwan menunjukkan bahwa profesional Indonesia juga dapat memiliki peran strategis dari sisi manajemen.

Terlebih, posisi tersebut dijalankan di Serie A, salah satu kompetisi sepak bola paling terkenal di dunia.

Perjalanan Como dari klub yang sempat mengalami berbagai persoalan hingga kembali ke Serie A dan kemudian bersaing di papan atas juga membuat kiprah manajemennya semakin mendapat perhatian.

Bagi sepak bola Indonesia, perjalanan Mirwan dapat menjadi contoh bahwa kontribusi di industri sepak bola internasional tidak terbatas pada lapangan. Manajemen klub, bisnis olahraga, pemasaran, pengembangan akademi hingga pembangunan brand juga menjadi bagian besar dari industri sepak bola modern.

mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor